Kampusiana

Kampusku,  Universitas Negeri Padang, lama sudah ku tinggal karena sedang dalam studi. Sepuluh tahun yang lalu, UNP atau mahasiswa di Padang secara umum merupakan  salah satu pelopor reformasi di Indonesia (setahu gue gitu sebelum aksi turun ke jalan di tempat lain di Indonesia). Maka boleh dikatakan aksi turun ke jalan di awali oleh mahasiswa UNP jauh sebelum isu itu menggaung di seantero Nusantara.

Jumlah demontrasi yang pertama cukup banyak walaupun dominan dari mahasiswa FBSS dan FT. Tema dan alasan mereka turun ke jalan juga dipahami para demonstran tersebut.

Namun berbeda dengan aktivis yang turun ke jalan masa sekarang, gerakan turun ke jalan dari UNP (mungkin ditempat lain juga) tidak seperti dulu lagi. Dari segi jumlah hanya sedikit. Dari segi waktu apalagi udah (paling) belakangan juga kayaknya. Apakah karena mahasiswa UNP sudah menjadi aktivis yang baru? Misalnya lebih study oriented atau lebih banyak berkutat dalam kegiatan ilmiah. (Tapi, kayaknya, tidak juga tuh kata dosen-dosennya).

Dulu mahasiswa UNP pemuncak dalam kegiatan ilmiah, PIMNAS, dan juga demonstrasi KKN, reformasi, hingga mereka ikut mendemo rektornya sendiri karena menggunakan hak prerogatifnya (yang terakhir kelewatan gak ya?).

Dulu dalam demonstrasi (aktivis) mahasiswa mencari dulu bahan dan materi yang dapat dipertanggung jawabkan. Sehingga dapat dikatakan mereka (sangat) memahami kekisruhan yang yang terjadi (aware and understand) dan berdasarkan fakta.  Termasuk saat penulis sendiri ketika menjadi korlap dalam dialog dan demonstrasi masalah korupsi berjamaah di DPRD SUMBAR. Sebelumnya telah dilakukan kajian terhadap dokumen anggaran belanja anggota dewan yang dapat kami peroleh. (Wuih ternyata saat itu anggarannya banyak banget).

Tapi sekarang? Beberapa aktivis mahasiswa tidak banyak yang paham dengan materi yang mereka tuntut. Apalagi yang cuma ikut-ikutan. Lebih banyak orasi dan berteriak turunkan si A, usut si B. Masalahnya mengerti gak? Beberapa mahasiswa yang ikut demo tersebut kebanyakan tidak paham kasus Century dan hubungan dengan si A dan si B. Lantas ngapain teriak-teriak kalo gak ngerti? Apakah mereka gak aware dengan kondisi yang berkembang atau masih trauma?

Lantas jika kita amati di sisi Nusantara yang lain ada mahasiswa yang merusak fasilitas umum dan usaha masyarakat (misal perusakan restoran waralaba X yang nota bene milik warga sendiri namun mereknya aja asing). Apakah ada fenomena lain yang terjadi pada mahasiswa?

Jika di Padang aksi dorong-dorongan dengan Polisi aja sudah terasa rusuh (apalagi yang pertama ya?). Apakah fenomena ini terjadi di seluruh Indonesia? Wallahu Alam.

Semoga demo mahasiswa atau penyampaian aspirasi ini lebih beradab dan dewasa. Juga lebih berdasarkan fakta. Berikan contoh penyampaian aspirasi yang baik kepada masyarakat, jangan mengeluarkan umpatan dan kata-kata kotor. Sehingga julukan mahasiswa sebagai “intelektual muda yang kritis dan dinamis, serta peduli kondisi lingkungan masyarakat baik tingkat lokal maupun nasional”. Sehingga fungsinya sebagai “Agent of Change” gak pernah luntur.

*Tulisan ini hanya untuk menggugah mahasiswa untuk peduli dan peduli…. dimanapun berada.

3 Comments

  1. demonstrasi dahulu sakral sekali dimana-mana , hingga meletuslah gerakan 1998, mungkin perlu dilakukan sebuah simposium nasional mengenai gerakan mahasiswa, sehingga tidak terjadi lagi pengrusakan sarana publik!! mungkin akan terjadi sebuah revolusi besar jika mahasiswa dapat melewati hal tersebut

    • Benar pak Ril. Mahasiswa harus memiliki dasar dalam bertindak dan bersuara kalau ingin julukan mereka sebagai “agent of change” tetap melekat di dada mereka. Jangan hanya karena malu disindir kampus lain lalu ikut-ikutan turun ke jalan. Padahal kasusnya sendiri tidak paham. Walau informasi sudah membanjiri dewasa ini, sayang mahasiswa kita masih rabun membaca…. Kan malu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s