02. Perbedaan dan Persamaan Penerjemahan …

Perbedaan dan Persamaan Penerjemahan Tulis dan Lisan

Havid Ardi*

Sujatmiko

(mahasiswa Pasca Sarjana UNS Surakarta)

Abstrak

Penerjemahan secara umum diartikan sebagai kegiatan mengalihkan pesan yang disampaikan dalam bahasa sumber ke bahasa sasaran. Pada prakteknya, dari segi proses dan produk penerjemahan, kita mengenal ada 2 jenis penerjemahan yaitu penerjemahan tulis dan lisan.Dalam makalah ini akan dibahas beberapa persamaan dan perbedaan dari penerjemahan tulis (translation) dan penerjemahan lisan atau alih bahasa (interpretation) dalam berbagai aspek kajian.

A. Pendahuluan

Sebagai negara berkembang, Indonesia banyak membutuhkan infomasi mengenai perkembangan terbaru dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dari negara-negara maju. Seiring perkembangan zaman, informasi tersebut dapat diperoleh dari buku-buku ilmu pengetahuan dan teknologi terkini yang banyak diterbitkan dan diperjual belikan baik di luar maupun di dalam negeri.

Namun permasalahanya, buku-buku tersebut sebagian besar ditulis dalam bahasa asing, terutama Bahasa Inggris. Sementara, pengguna buku-buku tadi belum mampu memahami bahasa asing tersebut dengan baik. Hal ini diperparah dengan minimnya ilmuwan dan teknokrat Indonesia yang mampu menulis bidang ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut. Hal ini dapat dilihat dari minimnya buku-buku dari penulis Indonesia (Nababan, 2003). Oleh sebab itu penerjemahan buku-buku tersebut ke dalam Bahasa Indonesia dianggap sebagai solusi yang paling tepat dan murah untuk mempercepat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia dan negara berkembang umumnya. Sehingga buku-buku tersebut dapat dibaca oleh semua orang yang membutuhkannya.

Selanjutnya, dalam bidang ekonomi, sosial, dan politik, Indonesia memiliki peran dan kepentingan di dunia internasional. Peran Indonesia dalam bidang politik dan sosial dapat dilihat pada kegiatan-kegiatan internasional yang diikuti, seperti menjadi salah satu anggota PBB, konferensi internasional (KAA & GNB), dan perundingan perdamaian. Di samping itu, Indonesia juga memiliki kepentingan ekonomi yang berkaitan dengan negara lain, seperti dalam kerja sama antar negara, sehingga perlu mengikuti negosiasi perdagangan bilateral maupun multilateral dengan berbagai negara. Untuk mengikuti kegiatan kegiatan tersebut, tentu presiden atau para pejabat yang mewakili Indonesia pada forum-forum dan negosiasi tersebut harus menguasai bahasa asing yang dipakai dalam pertemuan tadi. Namun pada kenyataannya presiden dan pejabat Indonesia tidak banyak yang menguasai bahasa asing secara aktif. Lebih lanjut, bahasa yang dipakai dalam pertemuan tersebut bukan hanya bahasa Inggris, tetapi juga bahasa Mandarin, Perancis, Arab, dan bahasa lainnya. Untuk itu diperlukan para penerjemah yang dapat membantu para pejabat tadi dalam mengikuti kegiatan kenegaraan sehingga komunikasi dapat berjalan secara efektif.

Berdasarkan wujud (produk) dari kegiatan penerjemahan yang digambarkan di atas, kita melihat ada dua jenis penerjemahan. Bentuk pertama yaitu penerjemahan tulis yang mana produknya berupa teks tertulis seperti buku-buku bidang ilmu pengetahuan, teknologi, hukum, dll. Kemudian, bentuk kedua yaitu penerjemahan lisan dan produknya berupa lisan (penerjemahan yang dilakukan dalam pertemuan internasional). Sepintas, orang hanya membedakan penerjemahan tulis dan lisan hanya dari aspek produk yang dihasilkan sementara prosesnya dianggap sama. Berdasarkan latar belakang ini, apakah ada persamaan dan perbedaan antara penerjemahan tulis dan lisan pada beberapa aspek lain, tidak semata-mata hanya pada produk terjemahannya?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut dalam makalah ini kita akan melihat lebih jauh apa saja persamaan dan perbedaan dari kegiatan penerjemahan tertulis dan lisan tersebut dari berbagai aspek kajian. Untuk lebih terarahnya pembahasan ini, maka masalah yang akan dibahas dalam makalah ini dibatasi pada: (1) Apa saja perbedaan dan persamaan penerjemahan tulis dan penerjemahan lisan dilihat dari aspek fungsi, media, cara dan kondisi kerja, serta persyaratan keahlian?, (2) Apa sajakah jenis penerjemahan tulis dan lisan berdasarkan perbedaan tersebut?

(bersambung)

*Dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris FBSS Universitas Negeri Padang

6 Comments

  1. Pingback: Pentingya Penerjemahan « callhavid

  2. artikel ini sangat informative, pak. sebagai tambahan atau usulan, mungkin bapak juga bisa membuat tulisan mengenai peluang kerja bagi seseorang yang ingin menjadi penerjemah, sehingga orang tidak ragu-ragu lagi untuk fokus dalam bidang terjemahan dan hasil terjemahan tersebut juga akan lebih bermutu.

  3. salam kenal dan salam hormat utk bapak dosen
    saya nazlia dari fakultas sastra inggris jurusan translation Univ.Islam Negeri Jakarta (UIN)
    makasih pak sblmnya, artikel bapak sedikit banyak memberi pencerahan dalam saya mendapatkan ide memperoleh judul skripsi
    saya ingin membahas tentang tekhnik”dalam penerjemahan lisan, bisa minta tlg pak dikasih saran sumber yg bagus utk saya memperoleh materi yg akan saya bahas

    trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s